Postingan

Surat Cinta Kepada Luciano

Gambar
Surat Cinta Kepada Luciano Oleh : Maria Yohana Juita Pengalaman yang membawaku sampai pada kesempatan ini.  Tak terasa waktu terus berlalu ada kisah dan begitu banyak pengalaman yang sudah dilalui. Masih teringat jelas tepat 10 Januari 2021 adalah awal perjumpan kita. Awalnya kita begitu asing namun perlahan seiring waktu berjalan kita pun begitu dekat dalam sebuah kisah. Sehari kita menghabiskan waktu tiga jam untuk belajar dan bermain untuk waktu selanjutnya kita sering menghabiskan waktu untuk berkeliling sebentar sekitar Labuan Bajo. Hari ini saya sangat bersyukur untukmu dan juga Bapa dan Mamamu telah mempercayakan saya selama kurang lebih tiga bulan lebih untuk  belajar bersama tentang banyak hal. Aku sangat bersyukur begitu banyak pengalaman yang tidak sengaja aku dapatkan darimu.  Maaf untuk setiap kekurangan yang tidak bersahabat. Tutur kata dan tingkah laku yang sering dirasakan. Tetapi percayalah semua...

Menyatu Dalam Kata

Gambar
Menyatu Dalam Kata  Oleh : Maria Yohana Juita  Hai kamu yang Sudah menjadi bagian dari aku Yang mungkin sekarang dirimu terus bertanya apakah rasa ini bukan saja miliku tetapi kita yang menyatu dalam rasa ?Akankah dirimu bertahan dengan tingkahku yang masih banyak untuk  bisa mencintaimu dengan baik? Saya pun masih dengan pertanyaan yang sama akankah dirimu bertahan setelah sekian lama masih mengusikmu dengan tingkah yang terlihat konyol?  Dengan sedikit ragu bagaimana aku menjelas tentang kita yang tak pernah saling menatap dan tak pernah merasakan bagaimana riuhnya canda ketika sekat tak memihak. Namun masih kusempatkan namamu disetiap ujudku dihadapan-Nya untuk kita bersama di hari esok. Maaf karena aku mencintaimu ❤

Semangat Jiwa Kartini

Gambar
Semangat Jiwa Kartini Oleh : Maria Yohana Juita 21 April Semangatmu begitu menggelora  Hentakanmu yang menginpirasi  Memberi warna dan arti tersendiri sepanjang hayat Jejakmu melukis setiap bekal yang siap dinyatakan.  Telihat saat gumpalan semangat menyebar lalu perlahan menyuara dalam tindakan nyata bersama langkah  yang dipadukan. Ada jawaban yang menjadi hasil dan kini semakin merekah dari genggaman hangat yang penuh tulus dari setiap jiwa yang pantang goyah. Ini tentang pengabdianmu yang sangat istimewa.  Pijakan awalmu yang sangat menginspirasi setiap insan yang ingin menemukan jati diri. Hidupmu menjadi lukisan indah yang memiliki makna di setiap warna hingga panca indra mampu merasakan betapa luar biasanya perjuanganmu.  Hidupmu  memiliki tujuan dan arti yang mampu  berkomitmen untuk bisa mewujudkan setiap impian berhargamu. Semoga semangatmu selalu menjadikan kami semakin menyadari setiap detakan dari ketangguhanmu menyatukan ...

Mama Rembulan Malamku

Gambar
Mama Rembulan Malamku Oleh : Maria Yohana Juita Mama  Setiap katamu selalu mengajarku  Arti sebuah kebaikan Caramu yang lembut bak embun pagi  Menyegar kata di kala berkisah Suguhan pagi terasa lengkap dengan tema syukur yang sering engkau lantunkan Bersama lilin putihmu di depan simpuhmu Mama  Dalam relung jiwamu tak sedikitpun lupa akan anakmu Selalu bercerita tentang segalanya  di dihapan-Nya Ungkapan hati yang menjadi harapanmu untuk aku di esok hari Segala mimpi malammu masih tentang aku bermekar hari yang akan datang Berharap cahaya selalu menerpa setiap hempasan langkahku  Mama  Setiap rembulan malam engkau selalu bersyair akan sinar dibalik gelap Seperti Doamu untuk terus berkarya meski ujian selalu bergilir Nasihatmu yang tak terbeli dengan rupiah Namun terus berkasih dalam ketulusan Tak terbayar dengan berlian melain nyata yang terpancar melengkapi suka cita Yang mengalir di setiap waktu bergulir Terima kasih untuk cinta dan kasih...

Untukmu Yang Tercinta

Gambar
Untukmu Yang Tercinta Oleh : Maria Yohana Juita  Ruteng, 14 Agustus 2019 Mengulangnya tanpa letih untuk menyatakan  Aku mencintaimu tanpa isyarat  Setiap kali rembulan bersinar di kehingan malam Di bawah langit yang sama dengan barisan sendu yang menyiur  Masih kuingat candamu membalut sukaku  Mana Kala percikan sinar itu menghias di malam itu  Aku mencintaimu  Dengan bisikan kata yang menjamu  Yang tidak sedikitpun bosan untuk terus kau nyatakan Lewat puisi yang bertema cinta antara aku dan kamu masih tetap sama Bermakna rindu untuk hati tetap saling memiliki Bernuansa romantis untuk saling menjaga Teringat jelas bagaimana kamu merangkai kata akan cintamu untukku  Aku mencintaimu  Katamu yang sederhana makna indah untuk menakluk setiap egoku yang menggumpal  Tentang cintamu yang tulus kudapatkan saat  matamu mulai berkisah  Kata cinta darimu sungguh melebur hatiku yang sempat rapuh  Aku mencintaimu Setiap...

Nantikan Waktu Bersuara

Gambar
Nantikan Waktu Bersuara ------------------------------------------------- Oleh : Maria Yohana Juita Untuk yang terakhir kini aku hanya bisa menatap  Sejauh mana Kata indahmu menyesak hati ketika suaramu membisik telingaku Separuh raga kini terasa berat Saat kutahu akhir kata adalah pergi Pandangan membuyar seketika  Arus nadi berdegup begitu kencang Entahlah Harus kuterima dengan ikhlas Walau hati menentang yang seharusnya Luka yang tertanam begitu mendalam Tak terarah mencuat jiwa yang kemarin sangat damai Kini harus mengangguk seakan mengerti meski tak mengenal arti yang dipadukan Mungkikah  Akan jelas seperti cerita kemarin yang sempat diriuahkan mereka Tentang kita yang tak mampu meyakini Andai engkau sadar bagaimana keraguan mereka menguatkanku untuk terus bersamamu Bahkan sudah jelas bahwa tak ada alasan untuk saling menjauh Apakah seharusnya membenarkan  ramalan bahwa kita sebatas menjalani Desiran itu masih kusempatkan dalam simpulku dalam-Nya unt...

Merangkul Harapan

Gambar
Harapan Merangkul Kepastian Oleh : Maria Yohana Juita  Setiap jemari selalu menari berputar berkelana   Seperti naluri yang tiada henti mencari suara yang menggema Mencoba memahami meski mata tak bersambung ingin menata  Terarah menjembatani sikap yang membentengi makna Sembari kekuatan mendasari jiwa akan hari mendatang Tak sanggup meski tertatih akan terus mencoba dan menantang Mengkhawatirkan itu sudah biasa bukan berarti menyerah sebelum berjuang Selalu menunggu sembari cinta membayangkan esok menjelang Memikirkannya hingga menjadi suatu kewajiban Menatapnya seakan tak begitu jauh dari pandangan Membiarkan jari menggenggam namun tak semudah khayalan Menanti harapan beriringan menjumpai kepastian Menantinya seakan berlomba dengan waktu yang  bergantian Menggambarkan ribuan ilusi yang berdesakan menunggu giliran Menyatu seribu kepingan yang menjadi serpihan dari kenyataan Hentakan kaki yang berpijak memberi alunan sembari ketabahan Tebakan yang mem...

Terserah

Gambar
                            Terserah             Oleh : Maria Yohana Juita Terserah Saat tatapanmu memberi syarat Seakan menjelas ribuan teka-teki Yang menjai sukar saat bibir hendak berguman Dengan rintkan tanyamu yang menggumpal Alur rasamu yang belum dipastikan Diiringi ritme bertabur gundah Masih belum peka dengan rasa yang tak terbalas Terserah Caramu  yang melupa dan akhir meluka  Mengguncang enggan berkuutik  Tak mampu menyimpan canda yang menyeru hati Melahir luka yang mengeping hati semakin menyerbuk Senyummu melahir gagap disertai layu tak bersimpul Melupa cara hingga tak mengubah cerita Sempat membaik kini mengguncang hasrat yang kian hening Terselubung kata yang kian mengusik Terserah Diam dengan ratusan minta yang meronta Dengan tikungan yang menyinggung Semenjak rayumu masih menyebar  Mudah meluap mengenal jauh terpancing Seuntai kata memampuk...

Mencintaimu Dalam Diam

Gambar
  Mencintaimu Dalam Diam ------------------------------------------------ Oleh : Maria Yohana Juita Semenjak kemarin suara gemilangmu mencipta suka Lalu perlahan mekar seiring bisikan senyum dari ujung bibirmu Seakan menelusuri setiap gairah menerpa seraya menjamu Kini berbungkus sipu sedikit menggucang relung jiwa Ini sebatas rasa yang menggebu di sela rintikan rindu  Sembari mencoba pahami tentang nyata yang tak tersirat Tak henti meyelam ke dalam lautan rasa yang amat dalam Terpanah meleleh menatap  matamu  yang sedang berkisah  Tentang kita yang berdiam dalam rasa Merobek sedikit sela agar terlihat peka Nampaknya masih sedikit asing bagimu menoleh dan berasa Sulit memperoleh kisah yang  kini terjepit asmaramu Mebungkam sedikit kewajiban untuk dimiliki Hanya bisa melambai saat mata bersyarat Menemukan arti meski tak terasa sama Caraku mungkin tak jatuh dalam relungmu Hanya hambar terasa saat tak ditaburi sedikit peka Menemui kamu saat aku sun...

Hati Merindu

Gambar
Hati Merindu ----------------------------------- Oleh : Maria Yohana Juita Marsil  Tergugah relung jiwa  Menyempat gelisah yang menjamu  Gersangan membilik dinding jiwa Sebuah senyuman pesan tergambar jelas Masih terngiang  dalam ingatanku Desakan yang membuat ingin berkutik Antara kita yang sedang dilema oleh waktu Entah sampai kapan Di sini bergelut dengan ribuan tanya Dengan tahapan yang menjerit Sudahlah Ini akan terbiasa dengan caranya Lupakan,nanti akan redup sepanjang petang Meski tak pernah berdamping waktu Saat menyatu dalam ruang jiwa  Tertatih demi menjumpai makna Yang masih dibungkus haluan senyap Masih bersemi bersama sepengggal citra Ingin melukis kisah  tanpa menjadi asing  Membiarkan melodi bersyair kita Dengan cerita yang tak pernah di telan masa

Barisan Waktu Menepi

Gambar
" Barisan Waktu Menepi " ------------------------------------------------- Oleh : Maria Yohana Juita Marsil Malam kembali berbincang  Kini kelopak mata mulai bercerita Bersama gelembung kelam  Menyepi di tengah kebisingan Pada ramuan kian menjamu Bertahan dengan rengsokan sepi Menyesak dalam relung jiwa Menyogok sempat untuk sejenak Ditelan ribuan silau yang menyamar Masih membisu di telan keheningan Menepi perlahan membuyar  Seiring bisiskan hati penuh tanda Andaikan nyata engkau di sini Mengisi kosongnya relung yang rapuh Tak secercah di kejauhan akan jawaban Untuk setiap kata yang menyesak  Mendamai rasa untuk bersua Hingga kepungan hasrat mampu berguling Rengsokan sepi kian menggumpal Masih bergurau dengan suka yang sama Dalam benturan sukma masih menunggu Bersama sujuta kerinduan untukmu di sini Menyisihkan kasih itu tetap sama Nampak raga tuk saling sapa  Membingkis butiran rinduku yang tercecer Masih menunggu dentingan waktu  Mendekapmu d...

Kata Hati "Kegigihan Hidup"

Gambar
Kata Hati "Kegigihan Hidup" Oleh : Maria Yohana Juita  Sebuah refleksi untuk menentukan jati diri. Perubahan dalam hidup menuntunmu untuk siap dan menerima apa pun dan menjadi keharusan. Tidak peduli entah suka, entah menolak. Namun sebuah keharusan yang akan menajadi bagianmu untuk memilih. Ini nyata bukan sekadar ilusi yang merasuk. Hari ini sebuah kenyataan menggambarkan sebuah tekad dan melukiskan untuk dijadikan kisah. Perubahan yang menuntut hidupmu memilih harus mampu menelaah dengan sikap yang positif. Setidaknya bukan hanya sekadar menerima tetapi mampu mengerti dengan konsekuensi dengan  Penuh tanggun jawab.  Peran dalam kehidupann memang sangatlah menarik untuk berbagi dengan sebuah ikatan dalam melayani. Begitu banyak hal yang menjadi perpaduan dengan ritme gelombang yang menjadi pasang surut dalam sebuah perjalanan hidup.  Seorang pribadi terkadang belum mengerti tentang apa yang menajadi pilihan yang harus menajadi tujuannya. Seperti berdi...

Kepada-Mu Semestaku

Gambar
Dear Tuhan Tuhan aku hanyalah makhluk yang lemah Seorang pribadi yang memiliki jutaan harapan dalam dentingan nadi yang berdenyut Saat harapan sudah mulai mimintaku untuk bergegas  Entah apa yang membuatku harus tetap berdiam dengan barisan tanya yang meronta Semenjak saat itu menjadi kesempatanku untu melangkah terkadang aku harus bersuara meski tak seharusnya menyahut Bagaimana aku lupa dan pura-pura diam saat ambigu meraja di keheningan?  Kemana aku harus melangkah saat aku tahu jalanan begitu asing untuk aku telusuri di sana?  Siapa yang akan menggandengku saat kesesakan itu mencuat akar kepercayaanku?  Bolehkah aku untuk sejenak bersimpuh di mesbah-Mu? Menceritakan setiap nyata-Mu dalam diriku.  Untuk setiap berkat yang engkau percaya saya lebih mengerti bahwa rintangan bukanlah sebagai penghambat melainkan tantangan untuk terus melangkah sehingga menjadi berkat . Hari kemarin dan Hari ini menjadi kesempatan yang indah untuk terus tersen...

Gua Dan Compang Liang Ndara

Gambar
              Gua Dan Compang Liang Ndara    Oleh  : Maria Yohana Juita,S.Pd Gua Liang Ndara merupakan tempat sejarah peninggalan nenek moyang sekitar jutaan tahun yang lalu. Gua Liang Ndara ini terletak di sebuah kampung yang tidak jauh dari Kota Labuan Bajo tepatnya di kampung Wae Moto desa Compang Liang Ndara. Tentunya nama kampung ini bukan sekadar nama melainkan memiliki sebuah kenyataan yang memiliki keunikan tersendiri. Sebuah desa yang memiliki beragam keunikan. Sebuah desa yang tidak asing bagi setiap orang yang mendengar namanya yang terletak di kampunh Wae Moto. Semua terasa indah saat kesempatan membawa seseorang untuk berkeliling sejenak di sekitar kampung Wae Moto. Kebanyakan orang masih belum mengenal jauh lebih dalam tentang keunikan yang tersembunyi di dalam desa ini. Padauan sensasi alam yang nampak dari beragai tempat yang tertata rapi yang terselebung d...

Balutan Melok Cunca Mowol

Gambar
Balutan Melok Cunca Mowol  -------------------------------------------------- Oleh : Maria Yohana Juita  Sapaanmu yang terdengar lembut membuat telingaku seakan ingin menetap Dengan warna putihmu yang terpancar mengundang mata untuk berbisik Rasa menyuguh di kala menyaksi melokmu Kepingan hasrat tentangmu terus berkisah  Keunikan yang tak terhitung dalam setiap barisan Di kala hati mencoba mencintai dengan penuh senyuman Sensasi daun yang mengiringmu untuk terus mencari arti  Dalam balutan semesta yang menyiur terpancar kecantikan tak terukur Geloramu menunggu giliran tak pernah terbantai oleh ego Dengan Santai terus melangkah tanpa menjauh Kupastikan esok akan terus berjaya  Melukis senyum bersamamu di sini Bersama mereka yang menyukai tanpa memaksa Harap tak pernah menepi agar tetap indah Akan kurajut bersamamu arti keindahan Untukmu sebagai hadiah dari Sang Semesta Hingga cinta terus merindu untuk kembali  Melebur geli...

Kepungan Hasrat

Gambar
Kepungan Hasrat Oleh : Maria Yohana Juita Dalam keheningan dari sudut kota Aku berdiam menatap arah sedikit mengerti Dengan kehampaan yang mengguncang ruas jiwa Membenah diri akan sebuah reaksi Seorang pribadi yang memiliki jutaan harapan dalam dentingan nadi yang berdenyut Saat harapan sudah mulai memintaku untuk bergegas  Entah apa yang membuatku harus tetap berdiam dengan barisan tanya yang meronta Semenjak saat itu menjadi kesempatanku untu melangkah Meski terkadang aku harus bersuara meski tak seharusnya menyahut Bagaimana aku lupa dan pura-pura diam saat ambigu meraja di keheningan?  Kemana aku harus melangkah saat aku tahu jalanan begitu asing untuk aku telusuri di sana?  Siapa yang akan menggandengku saat kesesakan itu mencuat akar keprcayaanku?  Bolehkah aku untuk sejenak menangis dan bercerita dengan-Mu? Aku mencoba mengayuh sedikit lesuku Untuk segera berbenah dalam kilau Sedikit terasa saat hati mulai menggeming Menyuara rasa dalam seluk harmo...

Suratan Senja

Gambar
Suratan  Senja Oleh : Maria  Yohana Juita Dalam keheningan Aku mencoba mengayuh sedikit lesuku Untuk segera berbenah dalam kilau Sedikit terasa saat hati mulai menggeming Menyuara rasa dalam seluk harmoni Dalam pujian  Memikaat hati yang kian membara Mencakar raga dalam menjamu rasa Kau yang bersua dengan bulir karsa Yang tak peka dengan harapan  Seraya menduga untuk menentang Agar percaya tak pernah diambing ego Hingga meluasa untuk bergegas Hasrat hati  Tak mengapa jika itu terpaksa Yang mungkin menang saat terjerat Dalam sempat yang tak ternilai Seperti rupa yang diukur menjadi keharusan Mengapa dan kemana Seperti kemarin yang menjadi asing Sayap tertinggal di bawah kolong Penuh tanda akan jejak esok Mungkinkah Sebuah ilusi yang tak bertepi Menjelas tak beralas  Namun masih kutunggu Jawabanmu untuk bersuara Masih berharap melodimu tentang aku

Kegiatan Perdana dari Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Wae Moto

Gambar
Orang Muda Katolik (OMK)Stasi Wae Moto  Melakukan Kegiatan Bakti Sosial Di Gereja Oleh : Maria Yohana Juita Sebuah semangat yang tumbuh dari kesadaran masing-masing pribadi semakin mengerti sebuah tanggung jawab yang dipercayakan.  Sore yang dipadukan dengan gerimis yang tidak mengalahkan semangat muda dari OMK stasi Wae Moto. Sebuah kepastian yang benar dinyatakan dengan penuh tulus dalam berkarya. Kegiatan hari ini tang menjadi kegiatan awal OMK semenjak dilantik pada hari Minggu, 22 November 2020. Sebuah awal yang baru untuk melangkah dan memberikan yang terbaik. Tentu sebuah impian yang dinyatakan merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi kami semua.  Tentu sebagai ketua OMK saya sangat bangga dan sangat bersyukur dengan semangat yang menggelora dari semua teman-teman yang dengan setia hadir untuk mengikuti kegiatan in. Banyak harapan tentunya untuk tetap semangat dan memberikan kasih tanpa pamrih. #salam semangat #tetap kompak...

B E R K A R Y A B E R S A M A (OMK) S T A S I W A E M O T O

Gambar
B E R K A R Y A B E R S A M A (OMK) S T A S I W A E M O T O  Oleh : Maria Yohana Juita sebuah perjuangan tidaklah mudah membalikan telapak tangan. Kami meyakini bahwa tak ada jalan yang awalnya menjadi jalan tanpa sesorang terlebih dahulu melewatinya. Begitulah sebuah niat yang kami mulai rajut berama dalam komonitas orang muda katolik (OMK) Stasi Wae Moto. Sebuah perjuangan yang membutuhakan semangat dan tekad yang kuat untuk berdiri dan melangkah mewujudkan setiap impian dan menjadikan kenyataan. Dan hari ini sebagai seorang pribadi saya sangat berterima kasih dan sangat bersyukur kepada Tuhan untuk berkat yang DIA percayakan untuk kami OMK Stasi Wae Moto. Tentu mendapatkan sebuah tanggung jaab bukanlah sesuatu yang mudah melainkan sebuah penghargaan yang perlu dipertanggung jawabkan di segala kesempatan. Sebuah keharusan yang menjadi tolak ukur agar tetap berdir...

Persembahan Cinta Untuk Ayah dan Bunda

Gambar
Persembahan Cinta Untuk Ayah Dan Bunda Oleh :Maria Yohana Juita Terima kasih Ayah dan Bunda Dalam dekapan yang menghangat jiwa Merenung segunung jejak tentang segala rasa Perlahan menyadarkan kisah akan kemarin Tentang mereka yang setia ada membalut duka Ayah dan Bunda Seraya senyum yang memukau Terlihat jelas dari kedua bibirmu Memberi syarat akan sebuah ketulusan Terpancing hingga tak sadar air mata kini bermuara Ayah dan Bunda Tatapan matamu yang begitu lembut Membuat hatiku semakin mengerti kebaikan yang tertanam Cinta yang terus tumbuh hingga sanubariku terbentuk Akan kata dengan nyata bersua dengan tingkah Untuk membentuk karakter di hari esok Ayah dan Bunda Kupadakuan sedikit raga untuk memelukmu Dengan terima kasih yang tak terhingga Meski tak mampu untuk berbalas Waktu telah membawaku sampai kepada kesempatan Tentang harapan kemarin kini kuutarakan Dengan ribuan harapan menjadi berakhlak Ayah dan Bunda Kesempatan kini mengajariku untuk berjelajah Menemui setiap imp...

"Seribu Cinta Untuk UNIKA St. Paulus Ruteng"

Gambar
Nampak jelas kini bermekar seiring bisikan sang surya Menemui setiap rentetan impi yang kemarin menjadi kerinduan Sebuah kerinduan yang mendesak untuk segera berpetualang Menjumpai setiap kepingan semangat yang menjadi nekat Tergambar hasrat yang bermekar dalam barisan dinding jiwa Merajut dengan sejuta pengalaman yang terukir Bersama pajangan waktu yang berdetik di setiap ritme Bermelodi kasih dengan segudang rasa untuk berakhlak Seiring suka yang bergirang menemui jejak Dalam impian perlahan menemui puncak Menghabiskan setiap waktu dengan berkolaborasi Antara suka yang mengenal lara saat mengeluh Terasa asing saat tak memberi ruang untuk memihak Namun rasa tak semudah kedipan lampu saat dinyalakan Semua bergandeng rasa merajut wujud untuk membenih Semua berjalan dengan nampak mudah Tak menghalang cara menjumpai kesulitan Hanya lekukan semangat bermekar dalam keyakinan Menjadi subuah dentingan untuk meraih ke puncak Menemui s...

Meminta Kepada Bulan

Gambar
Meminta Kepada Bulan  Oleh : Maria Yohana Juita    Bulan  Andai senyum itu kudekap  Akankah kutemu makna dalam kehangatannya  Hingga  Perlahan menebar dalam nadi menyatu dalam rasa  Mengayun sedikit niat untuk mendekat akan ketulusanmu   Bulan  Adakah harapan untuk diriku saat sinarmu mulai bermegah di atas sana  Meski  Aku tahu di dataran sini  Begitu banyak kerinduan mendesak akan sinarmu yang megah  Bulan Andai malam ini engkau tak bersua  Bolehkah, esok sinarmu menyatu dalam kalbuku saja?  Aku ingin rembulanmu hanya untukku meski aku tahu begitu banyak raga yang memujamu lebih dariku.  Bulan  Bolehkah, aku menikmati setiap biasanmu agar aku tak ragu dalam melangkah Bolehkah?  Bulan  Bolehkan,arah sinarmu tepat pada tujuanku  Karena  Engkau tahu di sini masih bimbang  Tentang pertanyaan yang terkadang mengusik gelandang telingaku Bagaimana aku di hari es...